Efektivitas Psikoedukasi Digital WELAS terhadap Penurunan Stigma Remaja terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA)
DOI:
https://doi.org/10.52298/ihsj.v6i2.236Keywords:
HIV/AIDS, psikoedukasi digital, WELAS digital, stigma, remaja, ODHAAbstract
Latar belakang: HIV/AIDS tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga menimbulkan stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Stigma dapat muncul akibat rendahnya pengetahuan, kesalahpahaman tentang penularan HIV, dan persepsi negatif. Remaja merupakan kelompok strategis untuk diberikan edukasi kesehatan yang sesuai dengan karakteristiknya. Tujuan: Menganalisis efektivitas WELAS Digital sebagai media psikoedukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan stigma remaja terhadap ODHA. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pre-test post-test control group design. Sebanyak 60 remaja dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 30 responden. Kelompok intervensi diberikan edukasi menggunakan WELAS Digital, sedangkan kelompok kontrol diberikan edukasi konvensional. Analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test untuk perubahan sebelum dan sesudah intervensi serta Mann-Whitney U Test untuk perbedaan efektivitas antar kelompok. Hasil: Sebanyak 93,3% responden kelompok intervensi mencapai kategori pengetahuan baik setelah intervensi. Pada variabel stigma, 90% responden kelompok intervensi berada pada kategori stigma rendah dan tidak ditemukan lagi responden dengan stigma tinggi. Uji Wilcoxon menunjukkan perubahan signifikan pada pengetahuan dan stigma (p < 0,001), sedangkan uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan efektivitas yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p < 0,001). Kesimpulan: WELAS Digital efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan menurunkan stigma remaja terhadap ODHA serta berpotensi menjadi media promosi kesehatan HIV/AIDS di lingkungan sekolah.

